Minggu, 26 Juli 2015

sejarah pramuka dunia

Sejarah Kepramukaan di Dunia tidak bisa terlepas dari Baden Powell. Tentara Inggris yang lahir di London, Inggris pada tanggal 22 Februari 1857 ini lah yang menggagas kegiatan yang dalam sejarah kemudian terkenal dengan kepramukaan atau scouting. Sejarah mencatat bahwa buku Aids to Scouting (1899) yang berisikan pengalaman Baden Powell semasa di ketentaraan menarik minat, dan banyak dibaca, tidak hanya oleh kalangan militer saja melainkan oleh para guru dan organisasi pemuda.

Minat masyarakat terhadap buku Aids to Scouting yang tinggi membuat William Alexander Smith (Pimpinan Boys Brigade Inggris) meminta Baden Powell untuk melatih 22 pemuda. Oleh Baden Powell, ke-22 pemuda ini diajak berkemah di pulau Brownsea selama 8 hari pada tanggal 25 Juli - 2 Agustus 1907. Tercatat dalam sejarah, perkemahan tersebut menginspirasi Baden Powell untuk menulis buku 'Scouting for Boys' (1908). Selain diilhami buku-bukunya terdahulu, buku ini juga mendapatkan masukan dan dukungan dari Frederick Russell Burnham (Chief of Scouts in British Africa),  Ernest Thompson Seton dari Woodcraft Indians (Amerika), dan William Alexander Smith dari Boys Brigade.

Kembali, buku ini menjadi laris manis, bahkan di seantero dunia. Buku Scouting for Boysmenjadi rujukan dan pedoman penyelenggaraan kegiatan serupa di seluruh dunia. Kegiatan-kegiatan tersebut yang kemudian dikenal sebagai kepramukaan atau scouting. Kemah di pulau Brownsea dan buku 'Scouting for Boys' dianggap sebagai tonggak awal sejarah kepramukaan di dunia. Tentang Bapak Pramuka Sedunia, Baden Powell, baca : Sejarah Baden Powell danFoto Baden Powell.

Monumen di Pulau Brownsea
Monumen di Pulau Brownsea, menandai perkemahan Pramuka pertama kali di dunia

Sejarah Kepramukaan Sedunia


Sejarah mencatat bahwa buku “Scouting for Boys” tersebar luas di Inggris dan negara-negara lain. Buku ini menginspirasi berdirinya organisasi kepramukaan di Inggris dan sekitarnya. Sehingga bermunculanlah kegiatan-kegiatan untuk pemuda dengan menerapkan ide-ide Baden Powell. Semula kepramukaan hanya ditujukan bagi anak laki-laki berusia 11 sampai 18 tahun dengan nama Boys Scout.

Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes berinisiatif mendirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides. Organisasi ini kemudian diteruskan oleh istri Baden Powell.

Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama Cub (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.

Tahun 1918 Baden Powell membentuk "Rover Scout" bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.

Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).  Daftar pelaksanaan Jambore Dunia dapat dilihat di artikel lain di blog ini.

Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.

Patung Baden Powell di Gilwell Park
Patung Baden Powell di Gilwell Park

Tahun 1920 dibentuk WOSM atau World Organization of the Scout Movement (Organisasi Gerakan Pramuka Sedunia). Sekretariat (kantor pusat WOSM) disebut World Scout Bureau (Biro Pramuka Dunia). Biro Pramuka Dunia pertama kali berlokasi di London, Inggris. Pada tahun 1958 dipindah ke Ottawa Kanada dan tahun 1968 dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.

World Scout Bureau dipimpin oleh seorang Sekretaris Jenderal Biro Pramuka Dunia. Saat ini Sekretaris jenderal WOSM dijabat oleh Scott Teare. 

Biro Kepramukaan sedunia mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Kawasan Afrika, berkantor di Nairobi, Kenya; Kawasan Arab, berkantor di Kairo, Mesir; Kawasan Asia Pasifik, berkantor di Manila, Filipina; Kawan Eurasia, berkantor Kiev, Ukraina; Kawasan Eropa, berkantor di Jenewa Swiss; dan Kawasan Inter-Amerika, berkantor di Panama City, Panama.

Indonesia bergabung menjadi anggota WOSM sejak tahun 1953. Selain WOSM, di dunia juga terdapat beberapa organisasi kepramukaan lainnya seperti WAGGGS (World Association of Girl Guides and Girl Scouts atau Asosiasi Kepanduan Putri Sedunia).

teka teki terhebat imam al ghozali

Rabu, 12 November 2014

teka teki terbaik imam al ghazali



Assalamualaikum, wr wb.

semoga anda semua sehat dan bahagia......  sebelumnya terima kasih telah mampir diblogger kesayangan, hari ini saya sajikan dengan entri yang santai dengan pengisian rohani. Kisah seorang guru bersama anak muridnya bermain teka-teki.

Anda penasaran..????
Langsung saja.....

Pada suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya soalan teka-teki :

Teka-Teki #1

Imam Ghazali : "Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?"

Murid 1 : "Orang tua."
Murid 2 : "Guru."
Murid 3 : "Teman."
Murid 4 : "Kaum kerabat."

Imam Ghazali : "Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah MATI. Sebab itu janji Allah bahawa setiap yang bernyawa pasti akan mati (Surah Ali-Imran: 185)."

Teka-Teki #2

Imam Ghazali : "Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini ?"

Murid 1 : "Negeri China."
Murid 2 : "Bulan."
Murid 3 : "Matahari."
Murid 4 : "Bintang-bintang."

Iman Ghazali : "Semua jawapan itu benar. Tetapi yang paling benar adalah MASA LALU. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama."


Teka-Teki #3

Iman Ghazali : "Apa yang paling besar di dunia ini?"

Murid 1 : "Gunung."
Murid 2 : "Matahari."
Murid 3 : "Bumi."
Murid 4 : "Lautan"

Imam Ghazali : "Semua jawapan itu benar, tapi yang besar sekali adalah HAWA NAFSU. (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa ke Neraka."
 
Teka-Teki #4

Imam Ghazali : "Apa yang paling berat di dunia?"

Murid 1 : "Kapal."
Murid 2 : "Besi."
Murid 3 : "Gajah."

Imam Ghazali : "Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAH. (Surah Al-Azab: 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan Malaikat semua tidak mampu ketika Allah S.W.T meminta mereka menjadi khalifah (pemimpin) di dunia ini. Tetapi, manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah S.W.T sehingga banyak manusia masuk ke Neraka kerana gagal memegang amanah."

Teka-Teki #5

Imam Ghazali : "Apa yang paling ringan di dunia ini?"

Murid 1 : "Kapas."
Murid 2 : "Angin."
Murid 3 : "Debu."
Murid 4 : "Daun-daun."

Imam Ghazali : "Semua jawapan kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah MENINGGALKAN SOLAT. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan solat."

Teka-Teki #6

Imam Ghazali : "Apa yang paling tajam sekali di dunia ini?"

Murid-murid dengan serentak menjawab : "Pedang."

Imam Ghazali : "Itu benar, tapi yang paling tajam sekali di dunia ini adalah LIDAH MANUSIA. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri." 



Walau perkara yang sama yang di ulang berulang kali, sudah menjadi lumrah manusia...mudah lupa dan terleka. Semoga kita saling mengingati dan berpesan dalam kesabaran kerana kita tidak mahu tergolong dalam golongan yang rugi. 

Terima kasih bersama “Umaymokonk” :)